Tampilkan postingan dengan label bahan makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahan makanan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Desember 2021

Keju Spesial Untuk GTM (Gerakan Tutup Mulut) Anak


Menyelesaikan Masalah GTM Anak

Adakah rekan rekan yang seperti saya sering mengalami (GTM) Gerakan Tutup Mulut dari anak anak? 

 

Ilustrasi dari : www.Freepik.com

Saya sering dan hal itu membuat saya jadi cemas.. Bagaimana tidak? Asupan gizi bisa mempengaruhi tumbuh kembang dan daya tahan tubuhnya.. apalagi sekarang sedang ada wabah Covid dan cuaca yang tidak menentu.. kalau anak sakit, gizi yang seharusnya dimanfaatkan untuk beraktivitas jadi terpakai untuk memulihkan tubuh yang sedang sakit. Hasilnya anak jadi tidak bisa belajar dan tumbuh dengan baik..

Kebetulan anak anak di rumah sangat suka dengan olahan susu seperti butter dan keju..dan setahu saya keju dan butter ini sangat padat gizi karena mengandung banyak protein, kalsium dan vitamin yang sangat dibutuhkan terutama oleh anak anak. Protein sangat baik untuk pertumbuhan dan daya tahan tubuh, kalsium untuk pertumbuhan tulang dan vitamin mengandung banyak sekali manfaat. Jadi salah satu jurus saya ketika mereka sedang GTM adalah menambahkan keju dalam cemilan dan bahkan masakan.

Membuat cemilan dan berbagai masakan yang berkualitas terutama dari segi gizi, selalu saya usahakan agar anak mendapat gizi yang baik dan cukup. Jadi selain membuat makanan berbahan dasar keju, mau tidak mau saya harus memilih, keju seperti apa yang tepat untuk anak anak. Yuk kita kenali dulu  keju yang ada.

Kenali Keju Yang Akan Dipilih

Ada banyak sekali jenis keju seperti : keju cheddar, keju Gouda, keju parmesan, keju mozarella, keju ricotta, dan lain lain. Keju asli seperti ini banyak di dapat di Eropa, Australia, Itali yang memang konsumennya cukup banyak. Biasanya keju asli dominan susu dan berbau khas keju. Kekurangannya, keju ini batas waktu kedaluarsanya lebih cepat. Bau dan aromanya juga belum tentu disukai semua orang. Konon, makan keju seperti ini dalam jumlah sedikit sudah cukup mengenyangkan karena kandungan gizinya yang banyak.

Aneka jenis keju Ilustrasi dari Wikipedia

 

Ada juga keju olahan. Keju olahan adalah keju yang diolah kembali dengan beberapa bahan tambahan. Di Indonesia, sebagian besar keju yang ada di pasaran adalah keju olahan (lengkapnya bisa dilihat di : https://en.wikipedia.org/wiki/Processed_cheese).  Keju  ini menggunakan keju asli dan dicampur dengan beberapa bahan lain sebagai tambahan.  Salah satu tujuannya untuk menambah rasa agar sesuai dengan selera konsumen, tekstur dan membuat keju lebih tahan lama. 

Keju Cheddar olahan ini yang kami pilih. Menurut kami, keju Cheddar Olahan selain mudah didapat, juga cocok digunakan untuk berbagai jenis masakan dan kudapan, dan rasanya cukup enak, konsisten, dan sesuai untuk lidah kami.

Saya sudah mencoba berbagai macam keju cheddar  olahan yang ada di pasaran.. dan hasilnya bermacam macam. Ada yang rasanya agak aneh dan kurang cocok di lidah, ada yang menggunakan perasa, ada juga yang menggunakan penguat rasa.. Ada yang bertekstur keras, ada yang empuk tapi cepat busuk, pokoknya banyak sekali variasinya.. Jadi bagaimana caranya kita tahu kalau Keju yang kita pilih itu memang berkualitas baik?

Teliti Sebelum Membeli

 

Ilustrasi dari : www.Freepik.com

 


Kita harus memperhatikan dengan cermat keju yang akan kita beli. Tapi jangan bingung, karena BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) di Indonesia telah meluncurkan program cek KLIK yaitu: cek Kemasan, cek Label, cek Izin edar dan cek Kedaluarsa pada tahun 2019 yang lalu (silahkan lihat di sini). Kita perlu memeriksa beberapa informasi yang ada pada kemasan produk sebelum membeli. Apakah kemasan masih bagus, apakah label pangan sudah dilengkapi dengan komposisi dan ING atau Informasi Nilai Gizi, apakah produk memiliki izin edar dari BPOM , kehalalan dari MUI, dan lain lain. Kita juga harus memperhatikan tanggal kedaluarsa dari produk tersebut. Salah satu yang tercantum dalam label pangan adalah komposisi bahan pembuat produk, dan kita perlu membacanya dengan teliti. 

 

https://www.pom.go.id

 

Perhatikan Komposisi Bahan Keju Olahan

Ketika akan membeli keju, saya akan memeriksa komposisi yang terdapat pada label pangan kemasan keju. Apa saja bahan pembuat keju ini? Apakah keju ini mengandung banyak protein, kalsium dan vitamin? Saya akan memilih keju dengan bahan bahan yang aman dan baik untuk anak. Pilihlah keju olahan yang mengandung banyak keju dan susu.

Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa keju olahan yang kita beli mengandung banyak keju? Ternyata sudah ada aturan dari BPOM tentang jumlah bahan baku dan cara penulisannya pada bagian komposisi bahan. Bahan baku yang jumlahnya paling besar ada pada urutan ke satu, yang paling  kecil pada urutan terakhir. Ini dijelaskan oleh Indriemayatie Asri Gani , wakil BPOM dalam peluncuran program #KejuAsliCheck oleh Mondelez, Jumat, 3 Desember 2021 yang lalu. Jadi kita tak perlu bingung, ketika memilih keju, pastikan susu dan keju jadi urutan pertama pada keju yang akan kita pilih.

Saya juga akan memeriksa apakah ada bahan tambahan yang kurang bermanfaat seperti perasa atau penguat rasa. Konon, penguat rasa ini memiliki beberapa nama antara lain ekstrak ragi yang tercantum dalam komposisi beberapa keju. BPOM juga mewajibkan produsen untuk mencantumkan bahan tambahan seperti perasa, pemanis ataupun penguat rasa, jadi tak perlu kuatir lagi kalau sudah membaca komposisinya. 

Amati Berbagai Keju Yang Pernah Dicoba

Saya pernah mencoba keju cheddar olahan yang harganya murah (biasanya harga murah memang jadi salah satu pertimbangan saya), tapi setelah dicoba rupanya bertekstur keras sehingga sulit untuk diolah untuk berbagai masakan. Selain itu kejunya terasa agak hambar, hanya rasa asin yang dominan. Saya jadi ragu dengan bahan pembuat keju tersebut. Keju cheddar seharusnya bertekstur lembut, berbeda dengan keju tua yang memang mengalami proses yang lebih lama dari Keju Cheddar. Jadi kalau keju cheddar olahan yang dibeli keras, bisa saja keju itu dibuat dari banyak tepung, garam, air dan entah apa lagi, sementara kejunya sendiri hanya sedikit.

Kalau semua sudah lolos baru saya memilih mana yang rasanya paling cocok di lidah kami. Rasa yang kami suka adalah rasa gurih asin dan berkrim. Ini adalah salah satu prioritas saya dalam memilih keju karena keju dengan bau dan rasa yang aneh tak akan dimakan oleh anak yang sedang GTM.

Dan coba tebak, keju apa yang jadi pilihan saya? Ternyata keju pilihan saya adalah keju yang memang sudah saya kenal sejak kecil yaitu Keju Kraft. Untuk urusan rasa, keju Kraft dari dulu sudah terbukti enak untuk lidah saya dan anak anak saya. Keju Kraft selain jadi konsumsi ibu rumah tangga juga sering terlihat ada di tempat jual kue dan cemilan mulai dari kelas kaki lima sampai kelas hotel bintang  lima. Keju Kraft juga mudah sekali di dapat, di pasar, mini market, marketplace, dan banyak lagi... Jadi nggak usah takut kehabisan stok. Selain itu varian produknya juga banyak sekali.. ada Keju Slice, Milky Soft, Cheddar dan Quick Melt.. kita bisa memilih sesuai dengan kebutuhan. Untuk sarapan cepat, kita bisa mengambil keju slice , tinggal ditambah roti tawar, panggang sebentar, jadi deh.. kalau ingin keju yang meleleh tapi nggak ada keju mozarella, pakai saja Kraft Quick Melt, rasanya menurut saya lebih enak, karena lebih asin dan gurih.

Kalau kita lihat komposisi bahan pada keju Cheddar Kraft, pada urutan pertama ada Keju Cheddar yang berasal dari New Zealand. Berarti keju cheddar adalah komposisi terbanyak dari keju olahan ini. Urutan kedua adalah padatan susu, ketiga minyak nabati yang mengandung anti oksidan BHA. Ini menunjukkan Keju Kraft kaya akan kalsium dan protein dari keju dan susu dan anti oksidan.  Keju ini juga dilengkapi dengan vitamin D yang mengandung AntiOksidan Tokoferol.


Kita juga dapat melihat Informasi Nilai Gizi: 


Dari Informasi Nilai Gizi kita dapat melihat bahwa kalsium pada keju cukup banyak, diikuti denagn lemak dan protein, juga vitamin D. terlihat juga keju ini tidak menggunakan gula, hanya sodium yang juga dibutuhkan oleh tubuh. Sementara karbohidrat hanya 1 % saja. Mungkin diperlukan sebagai bahan pengikat.

Keju Kraft Cheddar yang terdapat di minimarket untuk konsumsi rumah tangga dijual dalam kemasan 165 gram dengan harga yang cukup terjangkau. Kalau tidak ke mini market, kita juga bisa pesan ke market place. Pada waktu waktu tertentu sering ada promo dan diskon yang diadakan baik di minimarket dan market place, biar lebih semangat belanjanya. Pada label kemasan kita melihat ada layanan konsumen lewat telepon. Kita juga bisa mengajukan keluhan ke media sosial Keju Kraft yang ada di Facebook dan Instagram. Nah ini bikin saya lebih suka belanja karena selain mudah didapat, ada promo, jalur mengajukan keluhan juga terbuka lebar. Namun sampai sekarang saya belum pernah mengajukan keluhan karena sampai saat ini produk Keju Kraft yang saya beli kualitasnya cukup memuaskan.

Contoh kudapan dengan keju

Roti dengan keju adalah salah satu hidangan yang sering saya buat untuk anak anak. Salah satunya adalah roti kepang keju ini. 


Ini resepnya: 

Bahan Adonan isi

  • 100 gram jamur tiram, beri sejumput graam dan 1 sdt merica, tumis hingga agak matang dengan 1 buah bawang bombay yang sudah diiris halus
  • 1 kotak atau 165 gr keju Kraft Cheddar, parut, campur dengan 50 ml Susu cair
  • saus tomat secukupnya

Bahan Topping

  • 1 butir kuning telur
  • 5 sdm Susu cair
  • campur semua bahan hingga rata

Bahan Adonan roti

  • 1 butir kuning telur ukuran besar
  • 80 gram gula
  • 350 gram tepung terigu
  • 1/4 sdt garam
  • 8 gram ragi instant
  • 80 ml Susu cair
  • 70 ml air
  • 40 gr butter cair
  • 1 sdt soda kue
  • sejumput garam


Buat adonan roti. Campur bahan cair: telur, Susu cair,  air, soda kue, tambahkan ragi instant, gula aduk rata. Tambahkan garam. Tambahkan tepung terigu, campur kembali. Tambahkan butter leleh, uleni adonan hingga kalis. Jika menggunakan mixer, uleni dengan ‘dough hook’ kurang lebih 10 menit.
Bagi masing masing 70 gr. Pipihkan , siapkan adonan isi. 

Letakkan secara berurut: Kraft Cheddar, campuran jamur, saus tomat. Potong bagian ujung roti hingga putus pada sisi kiri dan kanan. Jalin kedua bagian hingga roti tertutup. Tutup juga bagian atas dan bawah. Oleskan topping. Panggang hingga matang.

Ada banyak lagi resep olahan keju lain yang dapat dilihat pada website ini. Seperti: kudapan cepat saji, kudapan yang dapat disimpan,  masakan, dan lain lain. Resep hidangan keju yangs aya tulis baru sedikit karena memang ini cuma resep pilihan yang dikonsumsi keluarga sendiri. Untuk resep yang lebih banyak, kita bisa  meluncur ke https://bundakraft.com/resep. Di sana ada lebih banyak lagi resep resep menarik yang dapat kita coba.

Nah sekian ulasan saya tentang memilih keju untuk keluarga di rumah agar anak tidak GTM lagi. Ringkasnya kita harus membuat makanan yang bergizi dan banyak manfaat serta sesuai dengan lidah dan selera anak. Menyelipkan keju spesial seperti Kraft adalah salah satu cara agar anak tidak melakukan GTM lagi.

Kampanye Keju

Ada yang punya jurus jitu lainnya untuk menghadapi GTM anak? atau punya pengalaman dan cerita menarik dalam memilih keju? Yuk kita berbagi info lewat tulisan.

Kamis, 14 Maret 2019

Memilih Gula Aren

gula aren
Gula aren bungkus daun


Memilih gula aren yang baik sangat penting untuk mendapatkan kualitas kue tradisional yang baik.
Bagi penggemar kue-kue tradisional, gula aren termasuk salah satu pemberi cita rasa yang unik. Banyak sekali makanan tradisional yang menggunakan gula aren sebagai salah satu bahan utama, baik sebagai kuah kinca yang dituang di atas kue seperti serabi, lopis, atau sebagai isian seperti kue bugis dan kelepon, atau sebagai campuran ke dalam aneka bubur dan kolak.
Kalau kita perhatikan, gula arena ini memang dibuat dalam industri kecil dan jarang sekali ada gula aren yang rasanya seragam. Kebanyakan gula aren ditemukan di pasar tradisional. Bentuknya bermacam macam, ada yang seperti balok bambu yang pendek, atau berbentuk setengah bulatan. Ada yang masih dibungkus dengan daun aren seperti bentuk pipa memanjang, ada yang dibungkus seperti mangkuk bulat  dan diikat diujungnya.

Pentingnya Gula Aren Asli

Jika kita ingin kue tradisional terasa enak, tentu kita ingin memilih gula aren yang asli dan enak rasanya. Kenapa saya bilang harus yang asli? Karena ternyata ada juga gula aren yang sudah dicampur dengan bahan-bahan lain sehingga ya... bukan gula aren murni. Mungkin banyak alasan produsen yang mencampur gula aren denagn bahan lain.Berdasar pengalaman, ada gula aren yang dicampur dengan gula pasir, kapur sirih, atau benda lain yang tidak diketahui. Gula aren yang dicampur ini rasanya jadi berubah, volumenya kadi terlihat lebih besar namun ternyata banyak serbuk dan endapannya atau teksturnya berubah menjadi keras dan alot.

Campuran Kapur Sirih

kapur sirih salah satu campuran gula aren

Salah satu barang yang lazim dicampurkan ke dalam gula aren adalah kapur sirih. Dari salah satu sumber ada yang bercerita bahwa produsen gula aren mencampurkan kapur sirih ke dalam gula aren atau gula kelapa untuk mengusir semut-semut yang datang pada gula.

Ada satu cara yang cukup sederhana untuk melihat apa saja campuran yang masuk ke dalam gula aren. Rebus saja gula tersebut dan kita lihat seperti apa hasilnya. Kalau betul gula dicampur dengan kapur sirih, akan terbentuk endapan berwarna putih di bagian dasar gula. Kalau  gulanya agak kotor biasanya ada sedikit endapan pasir atau bahkan endapan lebah pemakan gula.
Campuran kapur sirih ini tidak berbahaya dan cenderung tidak mengubah rasa, namun kita harus menghabiskan waktu untuk membuang endapan ini, volume gula aren juga menjadi berkurang karena penambahan ini.

Campuran Gula Pasir

Selain kapur sirih, ada juga yang mencampur gula aren dengan gula pasir. nah, ini yang biasanya saya hindari. Kenapa? karena gula aren itu lebih sehat daripada gula pasir yang telah mengalami beberapa proses pemutihan. Jadi kalau mau sehat, dan menghindari gula pasir, sebaiknya pilih gula lain seperti gula aren. tapi apa jadinya kalau ternyata yang dikonsumsi gula pasir juga?

Tapi jangan takut, kalau orang sudah biasa diet gula pasir, ia akan dapat membedakan rasa dari gula aren yang dicampur gula pasir. Gula aren yang dicampur gula pasir akan meninggalkan rasa asam di lidah, sedangkan gula aren asli tidak meninggalkan rasa asam.  Selain itu, gula aren yang dicampur gula pasir cenderung lebih keras dibandingkan gula aren asli dan lebih sulit untuk ditumbuk atau diiris. Gula pasir memiliki titik leleh yang lebih tinggi dibandingkan gula pasir.  Ketika dicairkan, terkadang kita dapat menemukan kristal gula pasir berwarna bening pada endapan.

Saya pernah menemukan gula aren asli, rasanya memang beda, enak sekali. Gula aren ini terasa lembut di lidah dan gampang hancur. Tidak ada rasa asam atau pahit sama sekali.Sayangnya menemukan gula aren seperti ini agak sulit dan mungkin kurang awet kalau disimpan karena  mudah hancur.

Warna Gula Aren

Warna gula aren yang kita temukan di toko bermacam macam. Ada yang berwarna coklat kekuningan, coklat atau coklat tua. Mengapa kita harus memilih warna? karena dari warna kita bisa mengetahui proses pembuatan gulanya.

Para proses pembuatan gula aren salah satu tahapnya adalah memasak gula aren. Cara memasak gula aren ini akan berpengaruh juga pada rasa dan warna gula aren. Gula yang tidak gosong karena terlalu lama dimasak akan berwarna coklat tapi bukan coklat kehitaman. Gula yang berwarna coklat sangat gelap biasanya dimasak terlalu lama dan akan ada sedikit rasa gosong akibat gula yang mulai berubah menjadi karamel. Rasa gosong ini akan bertambah jika kita memasak gula pada suhu yang tinggi, sehingga proses karamelisasi terjadi kembali.

Kalau kita memakai gula aren yang coklat dan terlalu gosong, warna kue menjadi coklat tua dan rasanya agak gosong, apalagi jika kita harus merebus kembali gula aren yang akan kita pakai, dan ketika merebus kita menggosongkannya lagi..

Kemasan Gula Aren

Yang terakhir, jangan tertipu dengan kemasan. Tidak semua gula aren yang dibungkus dengan daun aren adalah gula aren asli. Terkadang setelah dibungkus bahan alami seperti itu, di dalamnya ada tambahan bungkus plastik. Namun jika kita membeli gula di supermarket, bungkus dengan plastik tebal dan rapat akan menjamin isinya.

Gula aren yang asli sebetulnya tidak dapat disimpan terlalu lama karena dia bisa meleleh jika tidak disimpan dengan baik. Gula aren sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan tidak terkena sinar matahari dalam kemasan yang rapat agar tidak mengundang lebah atau binatang pemakan gula lainnya. Gula aren dengan campuran gula pasir lebih tahan lama.

Jumat, 28 Desember 2018

Memanfaatkan Pisang Yang Terlalu Matang Untuk Bahan Roti Manis


Jangan buang pisang yang sudah matang sekali karena pisang seperti ini mengandung banyak gula,. Gula ini dapat digunakan menjadi penganti gula pasir ketika kita membuat kue sepertik brownies pisang, bolu, bahkan roti dan donat.
Untuk Roti, kita hanya menambahkan cukup 1 sdm gula pasir dan ragi utnuk mengembangkan adonan. Rasa manis yang alami dapat kita peroleh dari gula yang berasal dari pisang. Komposisi terigu dan air dalam resep roti bergantung dari jenis pisang yang digunakan. Untuk pisang yang mengandung banyak tepung seperti pisang nangka, takaran terigu dikurangi sedikit, namun untuk pisang ambon yang berair, yang disesuaikan adalah jumlah airnya. Pisang raja bulu atau kepok kuning tidak terlalu mengubah resep starnadr roti m anis. Resep roti sederhana dikembangkan dari sini: http://dapur-harmoni.blogspot.com/2014/07/tips-membuat-roti.html

Resep roti pisang keju

300 tepung terigu
100 gram pisang raja bulu, haluskan
150 air atau susu
1 sdt ragi
1 sdm gula pasir
50 gram minyak goreng
sejumput garam
1/2 sdt baking soda
Keju parut untuk topping

Campur air, gula pasir, baking soda, ragi dan pisang yang sduah dihaluskan. tambahkan terigu, uleni, tambahkan minyak goreng dan garam. Uleni hingga kalis. Bentuk roti sesuai selera, taburi bagian atas dengan keju parut. Diankan 15-25 menit. Panggang dalam oven 180 derajat celsius hingga matang kecoklatan

Rabu, 13 September 2017

Beberapa Contoh Tomat Yang Dapat Dipakai Untuk Memasak


Dulu awal awal belajar memasak.. saya sama sekali tidak tau kalau tomat memiliki jenis yang sangat banyak dan berbeda beda. Tapi pelan pelan saya mulai mengenal tomat ceri, tomat yang biasa dipakai untuk sambal dan tomat yang biasa dipakai untuk dijus dan lain lain.

Sumber dari Wikipedia


Tomat ceri berbiji banyak dan rasanya sangat asam. Cocok untuk dibuat sambal terasi dengan bawang mentah.
 
Tomat untuk di jus


Tomat untuk dijus sangat berair cocok untuk dijadikan minuman. Sepertinya tomat mengandung gula, air dan serat dengan komposisi yang berbeda beda dengan perbandingan daging buah dan biji yang berbeda pula. Tomat untuk jus rasanya manis dan banyak air, tapi tomat seperti ini kurang cocok untuk dijadikan saus tomat karena air yang banyak itu harus dikeringkan sehingga agak boros energi ketika memasaknya. Untuk sambal sesuai selera saja, ada yang suka rasa asam, ada yang rasa manis gurih. Tomat mengandung glutamat yang cukup banyak sehingga dapat dijadikan bahan penyedap alami pada nasi goreng, sup, lauk, dan lain lain. O ya, ada juga tomat yang  cocok untuk hidangan salad. Biasanya kulitnya agak tipis, tapi bijinya sedikit dan dalamnya empuk untuk dikunyah.



Foto-foto tomat ini adalah tomat yang saya peroleh dari tetangga yang memiliki kebun tomat non pestisida. Rasanya enak, gurih dan berair banyak. Tetangga saya menyarankan agar tomat ini dibuat jus tomat karena berair dan manis rasanya.


Sebagian saya coba utnuk campuran mie goreng, sebagian lainnya untuk saus tomat. Rasanya tetap enak.

Rabu, 02 September 2015

Asal Usul Dan Pengganti Kapur Sirih

Kapur sirih adalah sebutan di Indonesia untuk senyawa kimia Kalsium Hidroksida , dengan rumus kimia Ca(OH)2

Pembuatan Kapur Sirih

Di Indonesia, kapur sirih dapat dibuat dengan berbagai cara, di antaranya dari batu kapur (seperti di pulau Jawa) dan dari cangkang kerang.

Proses pembuatan kapur sirih dilakukan dengan 2 tahap. Tahap pertama dengan cara memanaskan Kalsium Karbonat untuk menghasilkan Kalsium Oksida. Reaksinya sebagai berikut (referensi):

CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g)

Selanjutnya Kalsium Oksida dicampur dengan air untuk menghasilkan Kalsium Hidroksida, dengan reaksi sebagai berikut (referensi):

CaO + H2O → Ca(OH)2

Di pulau Jawa, umumnya kapur sirih dibuat dari batu kapur / batu gamping.

Penambangan batu kapur di Rembang

Di beberapa tempat, kapur sirih dibuat dengan kulit kerang. Kulit kerang yang dipakai untuk membuat kapur sirih umumnya kulit kerang besar dan tebal yang berada di pasir pantai, bukan kerang hijau yang biasa dikonsumsi. Salah satu jenis kerang yang cangkangnya dipakai untuk bahan kapur sirih adalah kerang kepah.

 

Kerang Kepah

Lebih detail tentang pembuatan kapur sirih dari kerang dapat dilihat di artikel berikut:

  1. Budaya Pembuatan Kapur Sirih Pulau Sugara, berisi pembuatan kapur sirih di pulau Sugara, Alalak Barito Kuala. 
  2. Begini Proses Pembuatan Kapur Sirih di Pulau Sugara
  3. Melihat Pembuatan Kapur Sirih di Pulau Sugara, Air Kulit Kerang Bisa Mendidih Tanpa Api

 

Kapoer Sirih

Jika dekat pantai kita dapat membuat sendiri kapur sirih dengan mengambil kulit kerang yang ada di pasir pantai. Cara membuat kapur sirih cukup dengan mencuci kulit kerang lalu dibakar. Tunggu sampai agak hancur, masukkan di wadah berisi air, diamkan beberapa hari(sampai benar benar hancur). Buang sedikit air yang diatas, ambil endapannya. 

 
Untuk skala yang lebih besar, pembuatan kapur sirih adalah dengan membakar batu koral atau kerang besar. Pertama menyiapkan tungku dengan membangun semacam benteng kecil berbentuk segi empat (dapu apo). Dalam kotak segi empat ini dihimpun kerang atu koral, kemudian ditempatkan kayu bakar diatas sebagai penutup tungku agar abu-abu hasil bakaran tidak beterbangan. Karena abu-abu sisa pembakaran koral berwarna putih sangat halus dan mudah diterbangkan angin. Pembakaran batu dan kima dilakukan pada sore hari. Hasil pembakaran, berupa abu-abu berwarna putih halus dihimpunkan keesokan harinya.   

Pengganti Kapur Sirih 

Kapur sirih dapat diperoleh dalam bentuk serbuk di pasar tradisional ataupun toko online. 

Kemasan kapur sirih modern

Kapur sirih di toko onlne

Jika kapur sirih tidak tersedia, kita bisa cari Kalsium Hidroksida yang food grade supaya aman dikonsumsi. 

Kalsium hidroksida food grade


Jika tidak ada juga, kita bisa cari bahan-bahan makanan lain yang mempunyai efek sama seperti kalsium hidroksida.

Untuk beberapa kasus kita dapat mengganti kapur sirih dengan baking soda yang mengandung natrium karbonat yang berfungsi sebagai pengembang atau membuat renyah gorengan seperti untuk jamur goreng, tempura, keripik dan lain lain. Pakailah baking soda dalam jumlah sedikit lalu sesuaikan kembali takarannya. Untuk membuat cendol, kapur sirih berfungsi sebagai pengenyal, namun jika tidak ada, kita dapat menggunakan tepung hunkue atau gelatin halal sebagai pengenyal tambahan.

Sumber

Minggu, 29 Maret 2015

Tips Memilih Yogurt Yang Sehat

https://microbewiki.kenyon.edu/index.php/Yogurt
Konon yogurt adalah makanan yang sehat, namun untuk memilih yogurt yang sehat ada beberapa hal yang harus kita ketahui. Beberapa tips yang dapat menjadi pertimbangan antara lain:

1. Pilih plain yogurt yang tidak mengandung gula dan perasa. Denagn memilih yogurt ini kita dapat mengatur sendiri jumlah gula yang akan digunakan, jenis gula dan campuran buah yang akan kita pakai.Selain gula pasir kita dapat menggunakan gula palm, madu, sari kurma dan menambahkan beberapa jenis buah buahan  yang sudah matang dan terasa manis seperti pisang, anggur, apel, mangga, nangka, dll untuk mengurangi konsumsi gula pasir.


2. Perhatikan tanggal kedaluarsa dari yogurt yang digunakan, jangan mengkonsumsi yogurt yang sudah lewat dari tanggal kedaluarsanya karena dapat menimbulkan penyakit. Perhatikan juga bagaimana toko menympan yogurt yang dijual. Tempat yang paling baik adalah dalam lemari pendingin utnuk menghambat proses pertumbuhan bakteri dalam yogurt.

3. Jika kita menemukan yogurt yang terasa aneh dan tidak sesuai pada lidah, tenggorokan ataupun perut, jangan teruskan mengkonsumsinya.

4. Berhati hatilah membeli yogurt kemasan yang tidak ada daftar dari departemen kesehatan dan tidak memiliki tanggal kedaluarsa

Jika kita sudah membeli yogurt yang terasa aneh di lidah, jangan langsung dibuang. Coba pisahkan dahulu bagian cairan yogurt  yang ebrwarna bening dan bagian yogurt yang kental berwarna putih susu. Buanglah bagian yang bening dan coba cicipi bagian yang berwarna putih susu. Jika yogurt masih terasa enak dan tidak aneh, kita dapat melanjutkan mengkonsumsi yogurt tersebut atau mengubah yogurt menjadi aneka kue dan cemilan.

 

Mengapa kita harus memisahkan yogurt tersebut dan membuang bagian yang bening? Kemungkinan besar yogurt yang berwarna bening ini sudah dicampur denagn air dan bahan perasa lain sehingga terasa agak aneh di lidah. Kalau bagian yang berwarna putih susu masih terasa aneh dan membuat mual, jangan lanjutkan mengkonsumsi yogurt, gunakan yogurt untuk pelembab, masker muka, dll agar yogurt tidak terbuang sia sia.