Kamis, 14 Februari 2013

Ice Cream Scoop Yang Rusak

Benda ini sering saya pakai untuk mencetak chocollate chip cookie yang lembek dan lengket sehingga waktu mencetak kue bisa lebih singkat. Saya tidak menyangka benda ini rusak dalam waktu yang cukup singkat karena pemakaiaannya tidak sesering panci presto ataupun mixer....lagi pula bahan si ice cream scoop ini semua terbuat dari logam. tapi ternyata dia rusak juga....dan nampaknya tidak dapat diperbaiki karena bagian yang rusak adalah bagian skrup tengahnya.

Cerita Si Chocollate Chip Cookie

Resep favorit chocolate chip cookie saya ada di: http://dapurgue.blogspot.com/2005/07/recipe-review-fudgy-chocochips-cookies.html. Ada yang saya modifikasi beberapa agar rasanya lebih renyah, juga saya ganti gula palem dengan campuran gula merah dan gula halus.....(resepnya nyusul ya.... lagi sibuk.....).
Nah karena seringnya bikin si cookie ini kadang saya tidak menakar lagi bahan bahannya tapi langsuyng campur campur saja.....and by accident, jadilah kue gambang seperti kue yang dijual di supermarket di dekat rumah......Nampaknya takaran bahan tepungnya kurang sehingga perbandingan antara tepung dan lemak berubah, jumlah telur dalam tiap gram menjadi lebih banyak, hasilnya kue menjadi lebih empuk seperti kue gambang dan tidak bisa disebut cookie lagi.

Selasa, 01 Januari 2013

Menyajikan Makanan Halal

Bagi seorang mukmin, makanan halal adalah syarat mutlak…. Sayidina Abu Bakar memilih untuk muntah daripada menelan makanan haram… Wali dan sufi sufi memilih tidak makan daripada memakan makanan yang syubhat…..salah satu sebabnya karena jika kita makan makanan yang halal hati kita menjadi bersih dan mudah untuk melakukan ibadah serta apapun yang dperintahkan oleh Allah, begitu juga sebaliknya makanan yang haram akan menggelapkan hati dan membuat kita sulit beribadah.Itu sebabnya sebagai hamba Allah, kita harus menjaga diri kita, anak anak kita, keluarga dan siapa saja dari makan makanan haram agar kita mudah beribadah dan dekat kepada Tuhan.

Kehalalan suatu makanan diatur dalam syariat dari jenis makanan itu sendiri, cara memperolehnya, cara mengolahnya dan cara menyajikannya. Makanan yang sudah jelas jelas halal, jika penyajiannya kurang tepat, bisa menjadi haram. Contohnya ayam, dari jenisnya termasuk makanan yang halal, Tapi ayam bisa menjadi haram jika cara sembelih ayam tidak sesuai dengan syariat.Ayam yang halal bisa menjadi haram karena ayam tersebut masuk dalam kategori bangkai. Jika sudah disembelih, masih ada hal hal yang perlu dicermati dalam penyajiannya. Ayam yang sudah disembelih sesuai syariat jika dimasak bersama angciu atau arak, menjadi benda yang haram untuk dimakan.

Ada beberapa panduan dalam syariat yang perlu diperhatikan agar makanan yang kita makan sudah diolah dan disajikan secara halal antara lain:

1. Pilih bahan makanan yang sudah jelas kehalalannya antara lain, ayam yang sudah disembelih sesuai syariat,daging sapi dan kambing yang disembelih sesuai syariat, dll. Contohnya pada ayam, pastikan ada 3 urat leher yang putus pada leher ayam, ini adalah syarat wajib secara syariat… kalau ada ayam yang lehernya cuma bolong sedikit, sebaiknya jangan dibeli, karena ada beberapa ayam yang tidak disembelih leher, hanya ditusuk dan dikeluarkan darahnya saja.  Untuk bahan kue, pastikan bahan bahan kue yang dipakai tidak mengandung bahan yang haram seperti arak, atau bahan yang diproses dengan arak seperti cream of tar tar atau yang memang jelas jelas masuk dalam kategori arak seperti rum..

2. Jika makanan tersebut diolah di tempat umum, coba pastikan di tempat tersebut tidak ada benda haram atau benda bernajis yang masuk. Misalnya ketika ingin menggiling bakso di penggilingan bakso yang ada di pasar, menggiling tepung di pasar dan membeli kelapa parut.

3. Jaga kesucian makanan, jangan sampai makanan yang kita olah masih terkena najis atau belum disucikan.Sebelum dimasak pastikan seluruh benda yang akan dimasak disucikan dengan air mutlak.

  • Mensucikan sayur
    Perhatikan terlebih dahulu apakah sayuran yang dimakan mengandung najis atau tidak misalnya terdapat kotoran ataupun ulat yang terlihat, buanglah kotoran tersebut, lalu sucikan dengan cara mengalirkan air secara merata pada makanan mentah tersebut atau meluapkan air pada sayuran yang diletakkan di dalam baskom. Contohnya brokoli, bersihkan brokoli dari segala ulat dan telur telurnya, setelah yakin bersih, alirkan air pada seluruh bagian brokoli tersebut……
  • Mensucikan daging dagingan
    Pastikan seluruh darah kotor tidak terdapat lagi dalam daging. Untuk jeroan, pastikan sudah tidak ada darah beku yang belum keluar. Untuk daging ayam, agar lebih bersih, buang bagian kloaka ayam yang terletak di pantat ayam (berutu) ini adalah saluran pembuangan kotoran ayam, terkadang masih berisi kotoran dan menimbulkan bau yang tidak enak pada ayam.
  • Mensucikan ikan
    Pastikan seluruh perut ikan dibuang denagn bersih. Kalau ada telur ikan di dalamnya, sebaiknya keluarkan dulu telur ikan tersebut, sucikan secara terpisah, bersihkan bagian perut ikan dan sucikan, lalu telur boleh dimasukkan kembali dalam perut ikan atau dibungkus aluminium foil. Untuk ikan denagn ukuran maksimum 2 jari kotoran dalam perutnya tidak perlu diambil, misalnya untuk ikan teri medan. Berhati hatilah memilih ikan yang sudah diolah. Pastikan betul bagian usus sudah dibersihkan.
  •  Mensucikan telur
    Buang seluruh kotoran dan bekas darah pada telur dengan sabut, sucikan. Telur yang sudah dicuci sebaiknya segera digunakan atau dimasukkan dalam lemari es.
  • Udang
    Jangan lupa membuang kotorannya yang berada di dekat kepala, lebih baik lagi jika bagian punggung tempat saluran kotoran tersebut juga dibuang, ini menyebabkan bau amis pada udang.

4.Makanan yang sudah siap untuk disajikan juga perlu dijaga agar tidak terkena najis dan kotoran.
Untuk makanan yang mengandung bangkai semut, najis dalam semut masuk dalam kategori najis yang dimaafkan dan makanan tersebut masih dapat dimakan selama semut tersebut diambil dengan sendok yang bersih. Segala yang terdapat dalam sendok tersebut adalah najis sementara makanan tersebut sudah tidak mengandung najis lagi karena semut sudah diangkat.

Minggu, 18 November 2012

Membongkar Mitos Memasak: Kalau tidak memakai bawang putih, tidak enak

Banyak yang berpendapat bahwa memasak tanpa vetsin bisa enak, syaratnya adalah tambahkan bawang putih banyak-banyak. Namun demikian ternyata ternyata tidak semudah itu. Kalaupun kita mau memasak dengan bawang putih, pastikan betul bahwa tumisan bawang putih halus telah matang sehingga masakan tidak berbau bawang tapi tumisan jangan terlalu gosong dan kering karena rasanya kurang sedap. Alternatifnya kalau mau yang mudah, gunakan saja bubuk bawang putih, tapi rasanya akan berbeda sedikit dibandingkan menggunakan bawang putih segar.

Sayangnya tidak semua orang suka makan bawang, tapi mau makan enak. Bagaimana caranya makan sayur yang lezat tanpa kaldu tanpa penyedap dan tanpa bawang? Ternyata tidak sulit. Prinsipnya cukup tambahkan bahan-bahan yang mengandung mono natrium glutamat alami ke dalam masakan tersebut seperti: tomat merah, bawang bombay, jagung manis atau teri dan ebi.

Berikut ini adalah resep sayur sosin hijau yang cukup disukai oleh anak anak di rumah yang menjadi andalan jika sedang sibuk karena cara membuatnya cukup mudah dan cepat.

Bahan-bahan:

  • 1 ikat sosin hijau
  • 1 buah jagung manis pipil, bonggol jangan dibuang
  • 1 buah tomat merah potong kotak
  • Setengah sampai satu biji bawang bombay iris halus (lumuri dengan garam dan bubuk cabai atau merica)
Cara Memasak:
  • Tumis bawang bombay sampai benar benar layu dan harum agar baunya tidak terasa....
  • Masukkan tomat merah, aduk tutup dan masak dengan api kecil sampai tomat hancur, 
  • masukkan bonggol jagung dan jagung pipil, 
  • masukkan juga batang sosin, 
  • tambahkan air dan garam bisa juga merica. 
  • Jika batang mulai setengah matang masukkan daun sosin dan masak hingga terasa matang atau sesuai selera. (jangan memasak terlalu lama, sosin akan terasa pahit dan vitaminnya banyak yang hilang).
  • Sajikan hangat.

Review: 

Walaupun tidak menggunakan bawang putih, sayur ini memanfaatkan tomat bawang bombay dan jagung manis sebagai penyedap. rasa pahit di dalam sosin dihilangkan dengan rasa manis pada jagung dan tomat sebagai pelengkap rasa asam dan gurih, ditambah bawang bombay yang dimasak samapi matang sehingga menimbulkan rasa gurih.

Artikel lain:
http://dapur-harmoni.blogspot.com/2014/08/memasak-makanan-lezat-tanpa-msg.html

Sabtu, 17 November 2012

Tips Memilih Mixer Idaman

Ibu ibu yang suka memasak, pasti pernah mengidam-idamkan mixer menjadi pelengkap dapurnya. Dengan mixer, ada banyak resep kudapan yang dapat dicoba misalnya aneka bolu dan cake. mengapa perlu memakai mixer? karena mengembangnya bolu ditentukan oleh kocokan telur yang berhasil. Kalau telur tidak bergelembung, kemungkinan besar tekstur bolu menjadi padat dan keras.  Sebelum ada mixer, para ibu menggunakan pengocok telur untuk membuat gelembung pada telur, tapi kocokan membutuhkan waktu yang lebih lama dan karena menggunakan tangan, akan terasa pegal. Sekarang sudah banyak mixer yang dijual di pasaran dengan berbagai harga, tentu kita harus dapat memilih mixer mana yang tepat untuk kita.

Pertimbangan Memilih Mixer


Beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan dalam memilih mixer adalah:
  1. Kehandalan mesin

    Saya pernah mencoba beberapa merk mixer. Ada mixer yang memang sanggup untuk dipakai mengocok telur sampai lebih dari 8 kali pakai denagn jarak istirahat hanya 15 menitan dan waktu pengocokan 15 menit. Jika ingin mencoba kehandalan mesin, silakan dicoba memakai mesin tersebut secara terus menerus sambil memperhatikan apakah ada perubahan dari suara mesin atau kecepatan pengocokannya. Jika suara mulai berubah atau kecepatan mengocok semakin lambat segera matikan mesin yang mungkin sudah di luar kemampuannya. Sebelum mulai mencobanya, perhatikan betul betul manual pemakaian mesin. Terkadang disebutkan pada manual berapa lama waktu maksimum pengocokan sebelum mesin dimatikan. Jika mesin bekerja di luar kemampuannya mesin akan panas dan konon perubahan suhu ini dapat mempengaruhi kinerja mesin dan tentu saja mesin akan cepat rusak. Cara mengetes kehandalan mesin di atas hanya dapat dilakukan jika mixer masih dalam tahap garansi. Secara kasat mata ketika kita melihat di etalase,  kita tidak dapat melihat mesin seperti apa yang cukup baik, apalagi kita tidak diizinkan untuk membongkarnya. Cara paling mudah, pilih saja beberapa merk mixer yang sudah terkenal handal seperti Philips, Electrolux, National, Bosh, Kitchen Aid, dll. Ada juga merk Miyako, Cosmos, Tecstar, dll yang lebih baru kemunculannya dibandingkan merk seperti yang sudah disebutkan di atas.
  2. Keamanan

    Terutama dari segi keamanan pemakai. Hal ini perlu diperhatikan khususnya untuk calon pembeli yang mempunyai anak kecil. Mungkin perlu kita perhatikan tombol switch on dan off untuk mixer. Jika terlalu mudah dikhawatirkan dapat menjadi mainan anak anak denagn resiko terkena perputaran mesin. Namun jika terlalu sulit akan membuat acara mengocok menjadi tidak nyaman. Selain itu asalah grounding untuk mencegah mixer tidak korslet. Tanyakan juga apakah ada kemungkinan mixer korslet yang menimbulkan bahaya bagi alat mixer itu sendiri atau pada penggunanya.
  3. Kapasitas

    Antara lain kapasitas mesin, kapasitas listrik dan kapasitas mangkuk mixer. Semakin besar kapasitas mixer tentu semakin disukai oleh pemakai. Beberapa mixer seperti Miyako menyediakan bowl yang cukup besar sehingga enak dipakai untuk pengocokan kue dalam jumlah yang lebih banyak. Perlu diingat bahwa kapasitas mixer tidak ditentukan oleh besarnya mangkok pengaduk saja, tapi juga oleh kapasitas maksimum pemakaian mesin. Bisa dilihat di poin 1. Kalau ada kita bisa melihat dari manual penggunaan mixer. Besarnya daya yang digunakan juga perlu dipertimbangkan dan disesuaikan dengan kapasitas daya listrik di rumah anda.
  4. Kenyamanan memakai mesin

    Bentuk gagang mixer, berat mixer dan mangkok, cara mencopot pengaduk mixer, cara memasang mangkok mixer pada pengaduk otomatis adalah hal yang nampak sepele tapi cukup berpengaruh ketika memakai mixer. Jika cara memasang kurang nyaman, maka pekerjaan mengocok akan menjadi lebih lambat. Cobalah untuk memasang sendiri semua komponen pada mixer sebelum membelinya agar anda bisa mengerjakan sendiri kelak. Jika mixer sulit digunakan karena seret, kita tinggal memberikan minyak mesin pada bagian yang sulit digerakkan.
  5. Perawatan mixer

    Perawatan mulai dari bagaimana menjaga agar mixer tetap bersih, juga bagaimana menjaga agar mixer tetap awet. Pilihlah mixer yang mudah dibersihkan dan disimpan. Tanyakan lagi apakah mixer perlu mendapatkan perawatan khusus agar awet, seperti perlukah diminyaki, bagaimana cara menggunakan agar awet, dll. Beberapa produk mixer sudah melengkapi bagian pengocok telur denagn pembatas dengan tujuan mencegah adonan masuk ke dalam mesin. Berhati hatilah jika ada adonan masuk pada mesin karena jika adonan sudah mengeras, dia dapat merusak mesin. Beberapa mixer juga melengkapi mixernya dengan kipas untuk mencegah bertambahnya suhu yang dapat mengurangi kinerja mesin.
  6. Spare Part atau suku cadang

    Tanyakan juga apakah penjual menyediakan spare part dari beberapa komponen yang mudah rusak karena pemakaian yang sudah lama dan bagaimana cara mendapatkannya. Untuk mixer dengan merk yang sudah lama berada di pasaran kita dapat mencari sparepart tersebut di toko barang bekas atau pada tukang reparasi yang mungkin menyediakan benda benda tersebut.
  7. Estetika

    Ini mungkin menjadi pertimbangan jika kita akan sering mengadakan demo masak atau jika kita ingin meletakkan mixer sebagai elemen interior dalam dapur kita.
  8. Harga

    Pilihlah harga yang paling sesuai denagn anggaran anda. 
  9. Merk Mungkin tidak terlalu Penting 

    Pilihlah mixer sesuai dengan kebutuhannya. Kalau ada dananya, mixer keren seperti Bosch dan Kitchen Aid memang sangat diidam idamkan setiap ibu rumah tangga... tapi kalau bikin kue hanya sekali sekali saja dan dalam jumlah yang sedikit, mixer yang tidak sekekar Kitchen Aid pun sudah cukup.

Jadi untuk memilih mixer antara heavy duty dan abal-abal, kita bicara mengenai jumlah, frekuensi pemakaian dan pemeliharaan. Perlu diingat setiap mixer memiliki kapasitas maksimum bahkan mixer yang paling tangguh sekalipun. Kalau mixer digunakan melebihi kapasitasnya, ia tak akan tahan lama.

 Berbagi Pengalaman Menggunakan Mixer

Sebagai ibu yang suka membaut kue di rumah, saya sudah laam menggunakan mixer.. alhamdulillah, dulu waktu masih sekolah saya membuat kue menggunakan pengocok telur.. jadi dengan ada mixer saya dapat menghemat waktu dan membuat lebih banyak lagi kue. Di bawah ini adalah hasil dari pengalaman saya menggunakan berbagai alat pengaduk untuk membuat kue dan roti.

Mixer Bermerk Belum Tentu Awet 


Mixer mini bermerk Philips sebenarnya sudah cukup andal untuk membuat kue di rumah, tapi untuk proses produksi yang banyak dan tanpa henti, dia kurang dapat diandalkan. Dari pengalaman,  mixer Philips saya di rumah sering dipakai untuk menguleni adonan donat sebanyak 2 resep atau lebih hampir setiap seminggu sekali dan terakhir sebelum akhirnya berpisah, dia masih sempat dipakai untuk membuat produksi brownies kukus sebanyak 10 resep tanpa henti..setelah itu saya mencoba memakainya untuk 4  resep adonan sus dan ternyata sudah tidak bisa berputar, setelah diutak atik, sempat betul sebentar, lalu rusak lagi.. jadi ..selamat tinggal....:).

Mixer Philips HR 1500 zaman dulu yang sudah banyak berjasa

Mixer dapat digunakan sesering mungkin asal dengan beberapa syarat

Saran dari saya kalau terpaksa menggunakan mixer mini untuk membuat kue dalam jumlah besar, sediakan waktu untuk mematikan mesin beberapa menit ( misalnya untuk mengocok telur dibutuhkan waktu 15 menit, sebelum digunakan kembali istirahatkan mixer 10 menit atau minimal sampai mesin dari mixer tidak terasa panas) dan hentikan pengadukan jika mixer berubah suaranya.

Saya sudah menggunakan beberapa mixer mini, jika rusak, ada yang masih bisa diperbaiki namun kualitasnya cenderung berkurang bahkan ada yang rusak lagi sesudah diperbaiki. Sampai saat ini saya belum mengetahui apakah mixer seperti ini memiliki spare part atau tidak karena tidak disebutkan di manual dan saya belum pernah melihat spare partnya di toko yang menjual mixer.

Mixer Dengan Kapasitas Besar

Mixer besar menjadi pilihan jika dananya ada dan kebutuhannya cukup mendesak. Kalau setiap hari anda ingin memproduksi 10 resep roti atau bolu untuk dijual, mixer besar layak digunakan. Apalagi jika waktu menjadi pertimbangan besar, juga untuk mengurangi resiko. Bayangkan jika ditengah tengah proses membuat kue tiba tiba mixer rusak, kita akan mengalami kerugian waktu tenaga bahan dan mungkin nama baik karena produksi tidak dapat dihasilkan tepat waktu. Alternatif lain dari mixer besar adalah mixer kecil dengan jumlah lebih dari satu dan manajemen pemakaian yang tepat .. membutuhkan studi lebih lanjut untuk mengetahui manakah yang lebih baik, satu mixer besar atau 5 mixer kecil misalnya.

Alternatif Selain Mixer


Khusus untuk membuat roti, mixer mini yang pernah saya coba dan dapat diandalkan adalah Philips. Jika mampu membeli di atas Philips mungkin bisa mencoba food processor atau bread maker.

Food Processor Phillips, dapat dipakai untuk menguleni adonan roti dalam jumlah sedikit

Tapi untuk produksi roti dalam jumlah banyak, solusinya ya tetap mixer besar......yang terkenal adalah merek Kitchen Aid dan Bosch... kalau tidak salah Bosch membutuhkan watt yang lebih besar dari Kitchen Aid. Namun untuk roti, Bosch lebih tangguh karena bladenya yang kokoh untuk mengaduk terletak di bawah seperti pada food processor sementara kitchen aid pengaduk terletak di atas. Ketika membuat roti dengan Kitchen Aid terkadang kita masih perlu menggunakan spatula untuk membersihkan adonan yang berada di dasar mangkok.

Jangan Melewati Kapasitas Mixer



Perlu diingat kembali walaupun sudah mixer besar, mereka tetap memiliki batas kapasitas ... contohnya mixer kitchen aid heavy duty untuk rumah tangga maksimum 1.3 kg dan lama pengadukan maksimum 10 menit saja. Jadi jangan lupa membaca kembali manual untuk mengetahui batas maksimum kapasitas dan waktu...jangan lupa ya... karena membuat kue dan roti dalam jumlah banyak itu menyenangkan dan lebih menghemat waktu sehingga batas berapa pun rasanya tak akan cukup ...:)

Mixer Kitchen Aid Heavy Duty, dapat dipakai untuk menguleni adonan roti dalam jumlah sedang


Artikel lain :
http://dapur-harmoni.blogspot.com/2014/08/review-mixer-philips-hr-1500-dan.html
http://dapur-harmoni.blogspot.com/2014/09/kitchen-aid-5k5ss-ganti-pelumas.html

https://dapur-harmoni.blogspot.com/2019/04/memasang-pelumas-pada-mixer-philips.html 


Review dan Eksperimen Resep Penylane Brownies alias Killer Brownies

Sudah banyak yang pernah membuat kue ini, silakan saja cari di google…:) Yang menarik adalah komentar dari sang empunya resep: kata jeng Riana, hasil dari resep ini biasanya tidak ada yang sama…..lho koq bisa ya… kenapa??

Ketika kita membuat kue kita berhubungan dengan bahan kue baik itu merek, jenis dan sifat bahan, juga teknik pembuatan seperti pengocokan pengadukan dll, serta panas ketika pemanggangan. Kalau mau sama hasilnya, berarti kita harus konsisten menggunakan jenis bahan, merk, bentuk loyang, teknik, takaran, panas oven, dll. Tapi brownies panggang memang rasanya sangat lezat, tidak rugi jika mencoba membuatnya sendiri.
Brownies modifikasi resep dengan pemakaian gula halus 360 gram

Resep Pennylane Brownies - Killer Brownies


Bahan:
  • 4 btr telur
  • 450 gr gula pasir
  • 225 gr minyak goreng
  • 60 gr coklat bubuk
  • 210 gr tepung terigu
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt vanilla bubuk
  • 120 gr kenari
  • 85 gr chocolate chips

Cara membuat:
  • Beri alas loyang dengan kertas roti dan olesi mentega. Panaskan oven 180 derajat Celcius.
  • Campur coklat bubuk, terigu dan vanilla bubuk.
  • Kocok telur dan gula sampai mengembang dan butiran gula menjadi lebih halus. Masukkan garam, kocok lagi hingga rata.
  • Matikan mixer, ayakkan campuran tepung ke dalam adonan telur, aduk rata. Masukkan minyak goreng, aduk rata.
  • Masukkan kenari dan chocolate chips, aduk rata.
  • Tuang adonan ke loyang, panggang kurang lebih 45 menit.
  • Dinginkan sebelum dikeluarkan dari loyang dan dipotong-potong.
Sumber : 18 Cake & Cookies Favorit Step by Step + Jurus-jurus Jitu by Fatmah Bahalwan & Tim NCC

Tips dari yang pernah mencoba resep:


Tambahin coklat chips kurang lebih 1/2 cup untuk yang suka dalemnya moist dan pekat. Kalo ditambahin coklat chips, loyang sebaiknya di alasi kertas kue supaya coklat chipsnya gak nempel dan hangus diloyang.
- variasi-in juga sama marshmallow, oreo, atau coklat snickers.
- Terus atasnya siram pake coklat cair dalam keadaan kue masih agak hangat (kan biasanya orang justru nunggu sampe kue dingin), tipis-tipis aja. Ini bikin kelembaban brownies bertahan lama.
- Kalo pake Oreo, Oreonya disusun di tengah adonan. Tuang setengah adonan, susun oreo mendatar biasa, tutup dengan sisa adonan, panggang. Nanti kalo dipotong, tengahnya ada lapisan krin oreo. Tapiiiiiii, ini jadinya rada keras bronisnya. Ada pembeli yang suka, ada yang nggak.
- Terus kalo pake Snickers, Snickernya diremukin, terus ditabur di atas adonan di loyang. Panggang. Yang ini jatohnya, mahalllllll… hehehe…
- Yang paling asik pake marshmallow (pilih yang putih, agak besar, dan gak terlalu manis. Jangan yang warna-warni, biasanya dia cenderung lebih manis). Setelah bronis mateng, taburin marshmallownya di atas kue, masukin lagi ke oven pake api atas aja, sampe marshmallow meleleh dan agak kecoklatan.
Keluarin, kucurin dengan coklat cair.

  • Kalo memang masih takut kemanisan, daripada mengurangi takaran gula, saya lebih suka mengurangi takaran chocolate chips-nya. Untuk satu resep, saya hanya pake sekitar 40 gr chocolate chips.
  • Loyang yang digunakan adalah loyang standar brownies ukuran 30 x 10.
  • Adonan yang saya tuang ke loyang cuma sampai 3/4 tinggi loyang aja, karena pernah luber.
  • Walaupun kue ini malah keliatan cantik kalo ada retak-retaknya, tapi ya jangan retak kebangetan. Untuk itu menit-menit terakhir pemanggangan saya awasin ketat. Kalo udah mulai agak meretak dikit, saya matiin apinya. Perkaranya waktu ditusuk dalemnya masih rada basah, cuek ajah hantam. Gak usah disuruh juga nanti dia padat sendiri kalo udah dingin..
Brownies ini memang manis, karena gulanya yang banyak. Bila tidak suka manis, bisa mengurangi gulanya. Atau tidak memasukan coklat chips kedalam adonan browniesnya. Dalam memanggang, bila sudah ke
liatan beretak dipermukaan kue langsung keluarkan dari dalam oven. Karena jika kita melakukan tes tusuk, tusuk gigi atau tusuk satenya akan terlihat adonan yang masih cair. Nah itu adalah coklat yang meleleh atau gula yang meleleh yang nantinya akan membeku setelah kue dikeluarkan dari oven.
Saya membuat brownies ini memakai loyang kotak 20 cm x 20 cm untuk setenah resep. Jadi untuk satu resep diatas, dilakukan dua kali pemanggangan.

Tips Membuat Lapisan Mengkilap di atas Brownies
  • Lapisan mengkilap seperti ada lapisan film tipis itu terjadi bila gula dan telur sudah dikocok sampai kental dan oven sudah cukup panas ketika adonan masuk ke dalamnya. Entah apa teori kimiawinya. Tapi pengalamanku menunjukkan, brownies yang telurnya tidak dikocok kental bersama gula biasanya tidak punya lapisan mengkilap. Namun bila tidak menginginkan brownies yang menjadi rada-rada jadi bolu karena telur yang terlalu mengembang, maka sebaiknya menggunakan gula halus supaya gulanya cepat larut tanpa harus mengocok telur sampai kental.
  • Begitu juga oven yang tidak cukup panas ketika adonan masuk pun sering kali tidak bisa menghasilkan lapisan mengkilap ini. Jadi kombinasi yang pas antara gula larut dan api oven mudah-mudahan bisa memunculkan lapisan kilap brownies seperti pengalamanku selama ini


    Lapisan mengkilap idaman

Pengalaman membuat brownis Penylane


Brownies ini memang sangat lezat. Rasanya manis, coklat dan renyah di luar.

    Di resep, gula yang dipakai adalah 360gr sampai 450gr… konon sang empunya resep memakai 360 gr gula saja. Kenapa ya gulanya banyak sekali?? karena gula memberi kelembaban pada kue… kalau ingin kue yang lembab, tambahkan saja gula yang banyak… itu nasehat dari Shirley O Corriher pakar kue di US sana….Gula itulah yang memberi lapisan berkilat pada brownies. Jika takarannya tepat dan suhu pemanggangannya tepat (180 derajat celcius) Insya Allah kue akan mengkilat.
    Minyak goreng bukan margarine atau butter kenapa ya?? Minyak goreng biasanya dipakai untuk kue dengan aroma khas agar tidak ada aroma lain yang masuk. Contohnya bolu ketan hitam, brownies kukus dan brownies panggang ini. Butter memang enak, tapi kalau ditambahkan pada brownies terlalu banyak ia akan mengubah cita rasa coklat pekat yang ingin dirasakan oleh penggemar coklat. Butter bisa saja ditambahkan jika ingin kue dengan aroma coklat yang lembut dan kue yang teksturnya seperti bolu.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat brownies ini antara lain
  • Takaran gula
    Saya tidak terlalu suka dengan kue yang terlalu manis jadi gulanya dikurangi. Selain itu untuk menghemat waktu pengocokan agar gula larut dalam telur terpakas memodifikasi sedikit resep. Ada dua alternatif, gula diblender sesuai resep (360 gr) atau gunakan gula halus. Takaran yang pas di lidah saya untuk gula halus dan masih menghasilkan lapisan tipis berkilat di atas kue adalah 400 gr gula halus (lebih banyak dari gula biasa… karena terkadang gula halus dalam kemasan dicampur dengan tepung lainnya untuk menambah volume…)
    Kalau ingin menambahkan almond atau kacang lain sebagai topping, lebih nikmat rasanya jika kacang tersebut dipanggang sampai kecoklatan dan diberi salted butter, jadi ketika dimakan toppingnya kriuk dan gurih.
  • Tekstur Brownies
    Kalau ingin rasa kue yang lembut dan lembab tapi bantat, gula pasir bisa dicampur denagn gula palm seperti pada resep american brownies lain di google…. hasilnya akan lebih lembut. Jangan terlalu lama mengocok adonan biar rasanya bantat dan legit….:) kecuali kalau suka dengan brownies bertekstur cake.
  • Memilih loyang
    Pilih loyang persegi panjang yang agak lebar dan tuang adonan kurang lebih setebal 2 cm. Adonan akan sedikit mengembang ketika dipanggang. Jika adonan terlalu tebal, bagian tengah brownies akan menjadi basah dan lengket walaupun sudah dipanggang sampai gosong.
  • Cara Memanggang
    Jaga agar panas konsisten antara 180-200 derajat celsius. Brownies dapat diangkat dalam waktu 35-45 menit. Jangan kuatir jika bagian tengah masih basah ketika di tes tusuk. Bagian itu akan mengering ketika dingin

Modifikasi Resep

Setelah beberapa lama membuat resep ini, saya membuat sedikit modifikasi agar hasil brownies lebih lembut, lembab di tengah, dengan tekstur yang tidak terlalu padat. Resepnya hampir sama dan saya menggunakan 1.5 resep, yang saya modifikasi adalah:
  • 330  gr gula halus
  • 100 gr gula palem
  • 5 sdm gula merah cair,

    sisanya sama seperti resep awal yaitu: 
  • 6 telur
  • 325 gr minyak goreng
  • 90 gr coklat bubuk
  • 315 gr tepung terigu
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt vanilla bubuk
  • 180 gr kenari
  • 135 gr chocolate chips

Cara membuat sama dengan resep original. Pastikan telur betul betul telah dikocok mengembang sampai berjejak sebelum dicampur dengan terigu dan minyak.

Resep ini akan menghasilkan 4 loyang ukuran 10 cm x 22 cm




Hasil modifikasi resep
Pada foto dapat dilihat kalau brownies yang dihasilkan lebih lembab karena tambahan gula merah cair. Lapisan atas tetap kering dan renyah.

Referensi:

Rabu, 22 Agustus 2012

Resep dan Tips Membuat Brownies Kukus

Awalnya mendapat resep brownies kukus dari Resep Nyonya Lim, akhirnya dimodifikasi di dapur sampai sesuai denagn kondisi dan selera sendiri.

Resep

Bahan A:
  • 600 gram telur (kurang lebih 12 butir)
  • 400 gram gula pasir
  • 1 sdt garam
Bahan B:
  • 250 gram tepung terigu
  • 100 gram coklat bubuk
Bahan C:
  • 350 gram minyak hangat
  • 200 gram coklat blok dicairkan.
Bahan D :

Bahan lapisan coklat bisa berupa: meses, coklat blok yang diserut atau campuran antara coklat bubuk gula pasir dan sedikit tepung maizena.

Keterangan: Akan menghasilkan 2 loyang  ukuran diameter 22 cm

Cara membuat

 Kocok bahan A sampai mengembang, masukkan bahan B, aduk rata dengan spatulla. Masukkan bahan C, aduk rata. Adonan dibagi dua. Setengah bagian dimasukkan dalam loyang, dikukus selama 20 menit. Masukkan adonan lapisan coklat. Setelah itu sisa adonan dituang dan dikukus kembali sampai matang kurang lebih 30 menit.

Tips

  1. Pastikan wadah kocokan bersih dan kering. Lebih bagus menggunakan wadah dari logam (wadah plastik yang berminyak dapat menghambat telur menjadi berbusa, jadi waktu pengocokan lebih lama). Kocok awal memakai low speed, ketika mulai berbusa banyak, tingkatkan ke medium, lalu high. Cara ini menghasilkan adonan yang lembut. Setelah adonan meninggalkan jejak, atau lambat turun ketika diambil dengan sendok, berarti adonan siap dicampur.
  2. Brownies kukus ini memiliki rasa coklat yang sangat dominan, sehingga sebaiknya gunakan coklat bubuk dan coklat blok berkualitas untuk mendapatkan hasil yang maksimal. (Coklat bubuk bensdorp memberi rasa coklat yang kuat dan dark sementara coklat bubuk van houten memberi rasa coklat yang lebih mild. Coklat blok Collata memberi rasa coklat yang tajam, sementara coklat Tulip lebih lembut, jadi tergantung selera anda)
  3. Agar warna coklat tidak buram, jaga jangan sampai air masuk dalam coklat yang sedang ditim.
  4. Jangan lupa gunakan lapisan kain pada tutup kukusan agar air tidak menetes pada kue.
  5. Untuk mendapatkan brownies yang lembut dan lembab, gunakan api kecil, jangan biarkan kue terlalu lama dikukus karena akan menjadi keras. Ketika kue sudah matang, segera keluarkan kue agar tidak berair.